Cetak SDM Unggul, Politeknik KKP Kembangkan Vocational Goes to Actors

Senin, 10 Februari 2025


SIDOARJO (10/02) – Satuan pendidikan lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengembangkan Program Vocational Goes to Actors (VOGA) untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang siap untuk bekerja dan berwirausaha. Program ini salah satunya dilakukan oleh Politeknik Kelautan dan Perikanan (Politeknik KP) Sidoarjo, Jawa Timur, yang menerapkan porsi praktik 70% dan teori 30%, melaksanakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), hingga berkolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dalam dan luar negeri.

 

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) KKP I Nyoman Radiarta mengatakan, Voga merupakan salah satu program terobosan BPPSDM KP, di samping Smart Fisheries Village (SFV), untuk mendukung kebijakan ekonomi biru KKP.

 

“VOGA dilaksanakan melalui transformasi pendidikan vokasi dengan pembentukan Ocean Institute of Indonesia (OII), revitalisasi pelatihan, sertifikasi kelautan, dan perikanan, serta optimalisasi peran penting penyuluh. Adapun SFV merupakan konsep pembangunan desa perikanan pintar berbasis teknologi informasi dan manajemen tepat guna dalam rangka meningkatkan pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” jelas Nyoman.

 

Sementara itu, Direktur Politeknik KP Sidoarjo Yaser Krisnafi mengatakan, dalam mengimplementasikan VOGA, pihaknya memiliki berbagai program kegiatan yang menunjang terwujudnya proses transformasi pendidikan kelautan dan perikanan yang berbasis kompetensi. Menurutnya, kompetensi taruna dapat meningkat dengan mendekatkan taruna dengan DUDI sejak perkuliahan.

 

“Beberapa program kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Politeknik KP Sidoarjo untuk mendukung program VOGA di antaranya magang industri selama setahun penuh, implementasi MBKM, optimalisasi Teaching Factory (TeFa), kelas internasional dan sinergi dengan DUDI,” ujar Yaser.

 

Menurutnya, magang industri selama setahun bagi taruna tersebut telah tertuang dalam kurikulum pendidikan kelautan dan perikanan edisi tahun 2022. Pelaksanaan kegiatan magang dimulai sejak taruna berada pada semester V hingga semester VI.

 

Yaser berharap, program magang industri dapat meningkatkan kompetensi taruna sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan oleh DUDI dengan tetap mengacu pada capaian pembelajaran yang ditetapkan dalam kurikulum. Program magang industri juga bertujuan untuk meningkatkan serapan lulusan yang siap kerja di DUDI bidang kelautan dan perikanan. Beberapa perusahaan yang menjadi lokasi magang industri pada tahun akademik ini antara lain O.D.E Aquaculture & Agriculture Brunei Darussalam, PT. Tanjung Bumi Akuakultur Indonesia, PT. Bumi Menara Internusa, PT. Bee Jay Seafood, PT. Central Proteina Prima, dan PT. Pyramid Paramount Indonesia.

 

Politeknik KP Sidoarjo juga menjalankan program MBKM. Kegiatan pembelajaran tersebut bekerja sama dengan beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDM KP, antara lain Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBRPPBKP), Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan (BRPBATPP) Bogor, Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH) Depok, dan Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan (LRMPHP) Bantul. Kegiatan MBKM ini dilaksanakan oleh taruna semester III. 

 

Yaser berharap, pelaksanaan MBKM dapat menciptakan kultur pembelajaran yang lebih inovatif mengikuti perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi terkini di bidang kelautan dan perikanan. Kegiatan MBKM juga bertujuan mempersiapkan taruna agar memiliki keterampilan yang memadai saat pelaksanaan kegiatan industri. 

 

Optimalisasi unit TEFA untuk pembelajaran praktik juga dilakukan Politeknik KP Sidoarjo. Selain melaksanakan kegiatan MBKM, taruna Politeknik KP Sidoarjo juga melaksanakan kegiatan praktik di TEFA kampus utama di Sidoarjo, yaitu TEFA pengolahan hasil perikanan dan TEFA budi daya air tawar, serta TEFA yang berada di luar kampus utama, yaitu TEFA budi daya air payau di Pasuruan, TEFA budidaya air laut di Lamongan, dan TEFA budi daya air tawar di Magetan. Kegiatan pembelajaran di TEFA memungkinkan taruna untuk melaksanakan kegiatan praktik sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku di DUDI.

 

Politeknik KP Sidoarjo juga memiliki program kelas Jepang dan kelas Australia untuk memfasilitasi taruna yang berminat untuk berkarir ataupun magang di luar negeri. Kelas Jepang diperuntukkan bagi taruna semester VI yang berminat berkarir di DUDI bidang kelautan dan perikanan yang ada di Jepang, sedangkan program kelas Australia diperuntukkan bagi taruna yang berminat untuk melaksanakan magang industri di Australia. Lulusan Politeknik KP Sidoarjo program Kelas Jepang  yang lolos seleksi Tokutei Ginou (SSW) sebanyak 30 orang dan bersiap terbang ke Jepang.

 

Selain itu, Politeknik ini melakukan perluasan kerja sama dengan DUDI untuk kegiatan pendidikan dan penelitian bersama. Politeknik KP Sidoarjo menjalin mitra dengan beberapa perusahaan bidang kelautan dan perikanan sebagai upaya peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian bersama untuk memecahkan permasalahan yang ada di DUDI kelautan dan perikanan. Kerja sama ini juga untuk peningkatan kompetensi taruna melalui kegiatan magang serta untuk peningkatan serapan lulusan. Beberapa Perusahaan yang menjadi mitra Politeknik KP Sidoarjo diantaranya yaitu PT. Central Proteina Prima, PT. Suri Tani Pemuka, PT. Jala Akuakultur, PT. Bumi Menara Internusa, PT. Andulang Shrimp Farm.

 

“Transformasi pendidikan vokasi melalui program VOGA ini dilakukan Politeknik KP Sidoarjo dalam penyiapan SDM unggul, maju, dinamis dan bertalenta global sebagai upaya mendukung program strategis KKP yang berlandaskan pada ekonomi biru,” pungkas Yaser.(MNA)

 

Humas BPPSDM

Sumber:

Humas BPPSDM

Logo Logo
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia